Salah satu pertanyaan paling penting sebelum membuka usaha kursus anak adalah: program apa yang paling dicari orang tua? Jawabannya bisa berbeda di setiap daerah, tetapi ada beberapa jenis kursus yang cenderung mudah dipahami manfaatnya dan sering menjadi kebutuhan keluarga.
Bagi calon mitra, memilih program yang tepat akan membantu promosi lebih fokus, operasional lebih ringan, dan peluang mendapatkan siswa pertama menjadi lebih besar.
1. Calistung untuk anak usia dini
Calistung atau membaca, menulis, dan berhitung masih menjadi salah satu program yang banyak dicari. Banyak orang tua ingin anak lebih siap masuk SD, lebih percaya diri membaca, dan tidak tertinggal saat belajar di sekolah.
Program ini cocok untuk daerah perumahan, lingkungan keluarga muda, dan area dengan banyak anak usia TK sampai kelas 1 SD. Keunggulannya, manfaat calistung sangat mudah dijelaskan kepada orang tua.
2. Sempoa dan matematika dasar
Sempoa menarik karena berhubungan langsung dengan kemampuan berhitung, konsentrasi, ketelitian, dan daya ingat. Orang tua biasanya tertarik karena ingin anak lebih percaya diri menghadapi angka dan pelajaran matematika.
Untuk usaha kursus, sempoa juga punya positioning yang kuat karena berbeda dari bimbel biasa. Program ini bisa menjadi ciri khas utama sebuah tempat kursus anak.
3. Bahasa Inggris anak
Bahasa Inggris adalah program yang relevan untuk jangka panjang. Orang tua semakin sadar bahwa kemampuan bahasa perlu dikenalkan sejak dini, terutama melalui pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai usia anak.
Kelas bahasa Inggris anak dapat dibuat dalam bentuk speaking dasar, vocabulary, phonics, percakapan sederhana, atau kelas tematik. Program ini cocok untuk anak TK, SD, hingga remaja awal.
4. Bimbingan belajar SD
Bimbel SD banyak dicari karena orang tua membutuhkan pendampingan untuk pelajaran sekolah. Program ini bisa mencakup matematika, bahasa Indonesia, IPA, atau pendampingan tugas sekolah.
Namun, bimbel sebaiknya dibuat jelas segmentasinya. Misalnya khusus kelas 1-3 SD, khusus matematika dasar, atau pendampingan akademik kelompok kecil. Dengan begitu, promosi lebih tajam dan mudah dipahami.
5. Public speaking dan percaya diri anak
Tidak semua orang tua hanya mencari nilai akademik. Banyak juga yang ingin anak lebih berani berbicara, tampil, bertanya, dan menyampaikan pendapat. Karena itu, public speaking anak bisa menjadi program pelengkap yang menarik.
Program ini cocok digabungkan dengan kelas kreativitas, storytelling, presentasi sederhana, atau aktivitas kelompok. Nilai jualnya adalah pengembangan karakter dan kepercayaan diri.
6. Kelas kreativitas dan minat bakat
Kelas menggambar, musik, kreativitas, atau proyek anak bisa menjadi pilihan untuk membangun suasana kursus yang lebih hidup. Program seperti ini cocok untuk menarik orang tua yang mencari aktivitas positif di luar sekolah.
Walau begitu, kelas kreativitas biasanya lebih efektif jika diposisikan sebagai program tambahan, event akhir pekan, atau kelas liburan.
Bagaimana memilih program paling cocok?
Sebelum menentukan program, perhatikan tiga hal: usia anak terbanyak di sekitar lokasi, daya beli orang tua, dan kompetitor kursus yang sudah ada. Jangan hanya memilih program yang sedang tren, tetapi pilih yang benar-benar dibutuhkan pasar lokal.
- Jika banyak anak TK, mulai dari calistung.
- Jika orang tua fokus akademik, tawarkan matematika atau bimbel SD.
- Jika ingin positioning berbeda, pilih sempoa.
- Jika pasar lebih modern, tambahkan bahasa Inggris atau public speaking.
Bingung memilih program kursus untuk daerah Anda?
Tim GENS dapat membantu Anda membaca peluang program berdasarkan target siswa dan lokasi usaha.
Lihat Kategori Kursus Tanyakan Program yang CocokKesimpulan
Jenis kursus anak yang banyak dicari biasanya adalah program yang manfaatnya jelas bagi orang tua: calistung, sempoa, bahasa Inggris, bimbel SD, public speaking, dan kelas kreativitas. Untuk calon mitra, pilihan terbaik adalah program yang sesuai dengan kebutuhan daerah, bukan sekadar yang terlihat populer.
